Sejarah Bus Palala
PO bus Palala, yang kini menjadi familiar di kalangan busmania dari Jakarta hingga Sumatera, menarik perhatian pecinta bus dengan desain inovatifnya menggunakan model terbaru Legacy SR2 Single Glass Panorama. Karoseri Laksana dipercayakan untuk mengembangkan desain bus yang mencuri perhatian ini. Pendiri PO Palala adalah Egi Syafride, seorang pebisnis muda asal Solok, Sumatera Barat, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Putra Transindo Mulya, perusahaan yang menaungi PO Palala.
Egi Syafride, pemilik PO bus Palala, memiliki latar belakang bisnis yang awalnya berfokus pada perdagangan aksesoris. Perjalanan bisnisnya dimulai dari langkah-langkah kecil dalam dunia perdagangan. Melalui perjuangannya, Egi mencapai titik di mana ia merasa memiliki rezeki yang cukup untuk memperluas bisnisnya ke sektor transportasi darat.
Menurut Egi Syafride, minatnya terhadap transportasi darat, khususnya bus, sudah ada sejak masa kecil. Pengaruh dari sang kakek, yang dulu merupakan perwakilan bis di terminal kotanya, memberikan kontribusi pada ketertarikannya terhadap dunia transportasi. Meskipun awalnya bermaksud membuka jasa bus pariwisata, Egi menghadapi kendala mendapatkan dukungan dan tim yang tepat. Akibatnya, ia memutuskan untuk membuka jasa bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
PO Palala, yang melayani trayek Jawa-Sumatera, menawarkan layanan yang nyaman dengan setiap unit bus dilengkapi selimut dan bantal empuk. Fasilitas seperti AVOD (Audio Video on Demand), smoking area, toilet, minibar, dan dispenser juga tersedia bagi penumpang. Dengan demikian, PO bus Palala tidak hanya menawarkan perjalanan yang efisien tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para penumpangnya.
Post a Comment